IFC 2018 Lahirkan Sederet Juara Baru

SEMARANG (Asatu.id) – Islamic Finance Challenge (IFC) Regional Jawa Tengah dan DIY 2018 yang merupakan kerja sama antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Industri Jasa Keuangan di Jawa Tengah, Forum Studi Ekonomi dan Hukum Islam (Forshei) kembali digelar, Kamis (22/11).

Ketua Pelaksana Kegiatan Nur Satyo Kurniawan mengatakan, antusiasme peserta baik mahasiswa maupun dosen dalam pelaksanaan kegiatan yang dimulai sejak bulan September 2018 ini sangat tinggi.

Hal itu terbukti dari rangkaian kegiatan sebelumnya antara lain Olympiade Keuangan Syariah, lomba video literasi keuangan, sosialisasi, call paper for dosen hingga puncak seminar yang melahirkan sederet juara baru dari beberapa lomba tersebut.

Lomba Olympiade Syariah juara pertama diraih oleh Adam Adhe Nugroho dkk (UGM), juara kedua oleh Nandiyah (UIN Walisongo), juara ketiga Muhammad Al Farido A (UIN Sunan Kalijaga) dan harapan pertama Fadhilah Laely Shifa (IAIN Purwokerto).

Selanjutnya, juara pertama call paper for dosen diraih oleh Alex Fahrur Riza (UIN Sunan Kalijaga), juara kedua Retno Agriyanto (UIN Walisongo), juara ketiga Muhammad Andryzal Fajar (UNY) dan harapan pertama Hasan Mukhibad (Unnes).

Sementara itu, dilakukan pula pemilihan video edukasi terbaik diberikan kepada Mufti Hadi Wibowo dkk (Undip), Muhammad Razak Parlindungan (IAIN Surakarta) dan Salsabila Fira Nurmadina (UIN Walisongo).

Aman Santoso Kepala OJK Regional Jawa Tengah dan DIY berharap dengan kegiatan tersebut dapat meningkatkan literasi dan inklusi masyarakat, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan keuangan syariah di Jawa Tengah dan DIY dari tahun ke tahun.

“Pada posisi September 2018 secara YoY untuk aset meningkat sebesar 9,63% dari Rp 28,67 triliun menjadi Rp 31,44 triliun, pembiayaan meningkat sebesar 19,07% dari Rp 19,26 triliun menjadi 22,94 triliun dan DPK meningkat sebesar 7,45% dari 21,40 menjadi Rp 22,99 triliun,” paparnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *