Cegah Korupsi, Ganjar Minta Sebarkan Virus Gaya Anak Muda

SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau agar penyebaran virus pencegahan korupsi dilakukan dengan gaya anak muda. Hal itu diungkapkannya saat menghadiri Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD), Rabu (21/11).

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga mendorong 30 peserta yang terdiri dari aparatur sipil negara, LSM dan aktivis antikorupsi itu untuk mendeklarasikan gerakan antiangpau.

Selain itu, dirinya juga meminta para peserta agar menyiapkan mental dan intelektual dalam menghadapi banyak serangan, terutama dari kawan dekat yang memiliki kepentingan.

“Siap-siap, nanti bapak ibu pasti akan dilawan. Kawan-kawan bapak ibu pasti akan banyak yang bilang, ‘heleh dulu sampeyan ketika bekerja juga begitu’,” papar dia.

Dalam upaya menangkis serangan serupa, Ganjar meminta Pimpinan KPK untuk memberikan pengetahuan kepada para peserta agar tidak terjebak sehingga ia pun meminta adanya ide kreatif yang salah satunya adalah dengan gaya anak muda itu.

Dicontohkannya, penyebaran virus pencegahan korupsi dapat dilakukan dengan membuat kaos dengan tulisan-tulisan kreatif. Hal itu tidak lain dimaksudkan untuk “nyentil, yang menurutnya lebih mengena dibandingkan dengan cara pidato atau sejenisnya.

“Terbukti cara-cara yang dilakukan pemuda itu sangat kreatif dan efektif. Gaya anak muda dalam pencegahan korupsi pasti langsungmak jleb. Kalau cara bapak ibu nanti menyebarkan virus ini dengan cara kuno, ceramah gini pasti ditinggal. Kita perlu melakukan penyebaran virus pencegahan korupsi ini dengan tertawa,” jelasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *