Jelang Pemilu 2019, KPID Jateng Perketat Pengawasan Siaran Radio

SEMARANG (Asatu.id) – Jelang Pemilu 2019, Ketua KPID Jateng Budi Setyo Purnomo mengungkapkan pihaknya akan fokus melakukan pengawasan, terutama pada radio-radio tidak berizin di Jawa Tengah. Pengawasan itu untuk mengantisipasi adanya kecurangan oleh oknum-oknum tertentu dalam kepentingan pribadi melalui siaran radio gelap.

“Dalam gugus tugas KPU Bawaslu ini, kita bersinergi bahwa di daerah-daerah itu kan ada KPU Bawaslu, itu juga kita minta untuk mengawasi radio-radio. Harus pahami bersama bahwa satu suara di wilayah kota itu sama nilainya sama satu suara di daerah-daerah pelosok,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini ada ratusan radio yang tersebar di berbagai wiliayah di Jawa Tengah. Dikatakannya, kebanyakan mereka yang menggunakan lembaga penyiaran yang tidak berizin adalah untuk kepentingan kampanye, sehingga pihaknya terfokus pada pengawasan di daerah-daerah pelosok.

“Kalau wilayah Barat itu daerah Tegal, Pekalongan, pinggir-pinggiran. Selatan itu pelosok-pelosok Wonogiri dan sekitarnya,” paparnya.

Dia mengaku radio-radio gelap tersebut menjadi fokus perhatiannya lantaran seringkali bocor dan sulit untuk ditemukan, sehingga pihaknya bersinergi untuk mengawasi radio-radio yang tidak berizin. “Mari lebih giat lagi di dalam berizin,” imbaunya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *