DPRD Kota Semarang Sahkan APBD 2019 Sebesar Rp 5,1 Triliun

SEMARANG (Asatu.id) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang berhasil menyelesaikan dan mengesahkan Rancangan APBD Kota Semarang Tahun 2019.

Penyelesaian ini ditandai dalam rapat paripurna yang menyetujui dan mengesahkan Rancangan APBD Kota Semarang tahun 2019 yang dipimpin Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi, didampingi segenap pimpinan dewan lainnya, yakni Joko Santoso, Wiwin Subiyono, dan Agung Budi Margono, Kamis (15/11).

Dalam rapat paripurna itu dihadiri segenap anggota dewan, sedangkan dari eksekutif hadir antara lain Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Plt Sekda Kota Agus Riyanto dan para kepala OPD.

APBD Kota Semarang 2019 ditetapkan sebesar Rp 5,1 triliun. Jumlah tersebut meningkat cukup tajam dibandingkan tahun anggaran sebelumnya. Ketua DPRD Kota Supriyadi, dalam sambutannya mengatakan pengesahan Raperda APBD Kota Semarang ini diharapkan segera diikuti dengan pelaksanaan program kerja.

“APBD Kota Semarang 2019 sudah disahkan, program-program pemerintah harus segera dilaksanakan agar masyarakat bisa mendapat manfaat dari pembangunan kota,” ujarnya.

Dia mengharapkan eksekutif tidak lagi beralasan pembahasan anggaran menjadi penghambat kegiatan pembangunan. Selain penetapan APBD Kota Semarang tahun 2019, paripurna siang tadi juga mengesahkan tentang program pembentukan daerah DPRD Kota Semarang Tahun 2019.

Dalam laporannya, Anggota Badan Pembentukan Perda atau BPP DPRD Kota Semarang Sugihartono mengatakan, dari hasil rapat BPP ada 15 raperda yang masuk dalam program legislasi daerah.

“Raperda yang diluncurkan, antara lain Raperda tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, Raperda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan, dan lain sebagainya,” ujar Sugihartono.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih pada DPRD Kota Semarang yang telah merampungkan pembahasan APBD Kota Semarang tahun 2019.

“APBD 2019 ini kami akan ajukan ke Gubernur Jawa Tengah, dan kami harapkan sekitar dua minggu ke depan sudah bisa disetujui. Semoga APBD ini merepresentasikan keinginan masyarakat, dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *