Puluhan Stan Meriahkan Festival HAM di Wonosobo

WONOSOBO (Asatu.id) – Festival Hak Asasi Manusia (HAM) digelar di Wonosobo mulai Selasa (13/11) sampai Kamis (15/11) mendatang. Puluhan stan dari pemerintah daerah di Indonesia digandeng Komnas HAM untuk meramaikan festival tersebut.

Gubernur Jawa Tengah yang hadir di acara tersebut mengatakan, selama dia menjabat beberapa sektor terus meningkatkan pemenuhan dan perlindungan hak asasi manusia.

Dari sektor ketenagakerjaan misalnya, Ganjar mengatakan upaya pemenuhan HAM oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah adalah memberi hak untuk bekerja.

“Kita latih, kita kasih akses permodalan, hingga pendampingan. Soal nelayan, contoh kasus, perempuan Demak ingin di KTP nya ada status sebagai nelayan. Dan akhirnya bisa mendapatkan,” katanya.

Hal-hal tersebut, kata Ganjar, bisa berjalan di Jawa Tengah karena Ruang-ruang dialog yang bagus, juga karena informasi di Jawa Tengah sangat terbuka.

Ganjar lantas memamerkan prestasinya yang berhasil mengantarkan Jateng sebagai provinsi dengan keterbukaan informasi terbaik di Indonesia.

“Lima tahun saya memimpin masuk periode kedua ini setiap Musrenbang, selalu kita memberi kesempatan pertama untuk bertanya pada perempuan, penyandang disabilitas dan anak-anak. Ini cara kita memberi afirmasi kepada kelompok itu untuk menggunakan haknya terlebih dahulu,” katanya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *