Apindo Jateng Dukung Kenaikan UMP 2019

SEMARANG (Asatu.id)  – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah mendukung penetapan upah minimum provinsi setempat 2019 yang mengalami kenaikan sebesar 8,03 persen dibandingkan UMP 2018.

“Kenaikan 8,03 persen tidak melanggar peraturan. Apalagi, kebijakan itu menggunakan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015. Kenaikan ini sesuai  inflasi dan kami siap melaksanakan,” kata Ketua Apindo Jateng Frans Kongi, kemarin.

Sebelumnya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menetapkan kenaikan UMP Jateng 2019 menjadi Rp 1.605.396. Kenaikan itu didasarkan PP 78/2015 dengan mengacu besaran UMP setiap tahunnya.

Frans Kongi menilai kebijakan UMP yang diambil Gubernur Jawa Tengah sudah sesuai kondisi nyata dunia usaha yang masih mengalami ketidakpastian, menyusul melemahnya nilai rupiah.

Menurut dia, kenaikan UMP tidak merugikan para pekerja dan sebaliknya, tidak memberatkan para pengusaha.

Untuk itu, Fran akan menggerakkan semua pengusaha anggota Apindo Jateng agar melaksanakan ketentuan pemerintah terkait kenaikan UMP Jateng 2019.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *