Juliari : Kemenhub Harus Evaluasi Keselamatan Penerbangan di Indonesia

SEMARANG (Asatu.id– Anggota Komisi VI DPR RI Juliari P Batubara mendorong Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan RI untuk melakukan evaluasi keselamatan penerbangan, menyusul kecelakaan pesawat yang menimpa Lion Air nomor seri JT 610 yang membawa 189 penumpang rute Jakarta-Pangkal Pinang di perairan Tanjung Pakis, Karawang Jawa Barat.

“Pertama saya sangat kecewa, bahwa negara kita itu masih belum bisa membuktikan kepada dunia penerbangan internasional perbaikan yang signifikan dalam hal keselmatan penerbangan,” katanya, usai melakukan kunjungan kerja di Kampung Hidroponik, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara, Jumat (2/11).

Lebih lanjut, Ari sapaan akrab Juliari P Batubara mengungkapkan perlu adanya evaluasi terkait dengan keselamatan penerbangan di Indonesia, termasuk pemberian sanksi tegas kepada maskapai yang sudah berulang kali mengalami kecelakan hingga merenggut banyak korban jiwa.

“Jika dilihat dari data yang ada, Indonesia menduduki peringkat pertama di Dunia, yakni negara paling banyak mengalami kecelakaan udara yang fatal. Olehkarena itu perlu ada ketegasan dari Kementerian Perhubungan sebagai regulator untuk melakukan penataan di dunia penerbangan Indonesia,” ungkapnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mempertanyakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada, terkait dengan kecakapan dan ketelitian dalam mengemban tanggung jawabnya.

“Saya memberikan peringatan, juga mewakili rakyat Indonesia kepada Kementerian Perhubungan agar benar-benar melakukan pengawasan terhadap lalu lintas udara kita dengan lebih hati-hati dan cermat. Dan Ini pasti ada kesalahan dari si operator maskapai tersebut. Karena jika dilihat dimana saat kejadian jatuhnya Lion Air JT 610 kondisi cuaca cerah, sehingga saya mempertanyakan kecakapan dari SDM yang ada,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *