Kondisi Air di 17 Sungai Pemali-Juana Jateng Masih Cukup Baik

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana, Ruhban Rizziyatno mengatakan, selama masa kekeringan ini kondisi air di 17 aliran sungai (wilayah Pemali-Juana) di Jateng masih cukup baik. Kondisi tersebut masih bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai air baku dan pengairan areal persawahan.

“Idealnya, tiap-tiap sungai ada upaya penyelamatan hulu sungai dengan melibatkan masyarakat di sekitarnya. Dengan begitu, upaya itu DAS (daerah aliran sungai) dapat terpelihara sehingga meminimalisir bencana, baik kekeringan maupun banjir,” kata  Ruhban saat menjadi salah satu narasumber dalam acara Wedangan di Studio I Stasiun TVRI Jateng, Rabu (24/10) sore.

Selaim Ruhban, acara Wedangan yang mengangkat tema ‘Kekeringan Janganlah Menjadi Bencana’ itu juga menampilkan narasumber lain, yaitu Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi.

Selain itu juga ada Purwito dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, kemudian Pjs. Direktur Teknik PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Kumbino, dan Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Semarang BMKG, Iis Widya Harmoko.

Soal musim kemarau panjang, menurut Iis Widya Harmoko, seharusnya musim tersebut sudah lewat tapi kini terjadi fenomena yang menyebabkan masa kekeringan menjadi lebih panjang. Memang, beberapa wilayah sudah diguyur hujan tapi tetap tidak merata.

“Sebagai contoh di Wonogiri, ada tiga daerahnya yang masih mengalami kekeringan. Diprediksi, November musim hujan cukup merata,” kata Iis. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *