Dewan Pengupahan Kota Semarang Minta UMK 2019 Sebesar Rp 2,8 Juta

SEMARANG (Asatu.id) – Dewan Pengupahan Kota Semarang bersama Serikat Pekerja/Buruh Kota Semarang meminta Pemerintah Kota Semarang menetapkan Upah Minimum Kota (UMK) 2019 sebesar Rp 2.890.141,-

Anggota Dewan Pengupahan Kota Semarang, Zaenudin mengatakan UMK yang diusulkan sebesar Rp 2,8 juta atau naik sebesr 25 persen dari UMK Kota Semarang 2018 tersebut berdasrkan hasil survay Kebutuhan Hidup Layak (KHL) 2018.

“Rapat Pleno Dewan Pengupahan Kota Semarang menetapkan rekomendasi UMK Kota Semarang 2019 adalah Rp 2.890.141 (Rp 2,8 juta) atau naik 25 persen dari UMK Kota Semarang 2018,” Katanya, Rabu (24/10).

Lebih lanjut Zaenudin mengungkapkan Kota Semarang yang notabenya Kota Besar Metropolitan dinilai masih jauh dari kata layak terkait dengan besaran UMK dibandingkan dengan sejumlah Kabupaten di Jawa Timur.

“Semarang menjadi kota “smart city” yang ramah kepada investor. Tetapi tidak ramah terhadap buruh karena upah tidak layak,” ungkapnya.

Olehkaren itu, Pihaknya menolak jika UMK ditetapkan berdasarkan PP nomor 78 tahun 2015. Selain itu, Pihaknya juga menolak keras Surat Gubernur Jateng tentang Penetapan UMK 2019, yakni penghitungan UMK yang menggunakan dasar Pasal 44 ayat 1 dan ayat 2 Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahunn 2015  tersebut.

“Penetapan UMK 2019 harus ditetapkan berdasarkan hasil survey KHL (Kebutuhan Hidup Layak),” tegasnya.

Sementara berdasarkan Surat Edaran (SE) Menaker RI Nomor: B.24/M-NAKER/PHIJSK-UPAH/X/2018, tertanggal 15 Oktober 2018, perihal Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2018. Tingkat Inflasi Nasional 2,88 persen, pertumbuhan ekonomi nasional (Pertumbuhan PDB) 5,15 persen, jumlahnya 8,03 persen.

Sehingga penghitungan UMK Kota Semarang Tahun 2019 berdasarkan formulasi PP Nomor 78 Tahun 2015 tersebut adalah Rp 2.495.587 (Rp 2,4 juta). Hal itu tidak sesuai dengan kondisi riil Kebutuhan Hidup Layak di Kota Semarang 2018.

Olehkarena itu, Kami Dewan Pengupahan Kota Semarang bersama unsur pekerja/serikat suruh merekomendasikan usulan UMK Tahun 2019 ke Wali Kota Semarang dengan besaran Rp 2.890.141 atau naik 25 persen dari UMK Kota Semarang 2018,” katanya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *