Satpol PP Tertibkan Bangunan Liar di Tambak Lorok

SEMARANG (Asatu.id) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang melakukan penertiban 20 tempat berteduh semi permanen yang ada di sepanjang dermaga Tambak Lorok, Semarang Utara , Rabu (24/10).
Tempat yang terbuat dari terpal dan bambu tersebut biasanya digunakan bagi nelayan yang hendak melaut untuk persinggahan sebelum melaut. Material hasil penertiban tersebut langsung diangkut menggunakan truk oleh Satpol PP.
Endro PM selaku Kepala Satpol PP Kota Semarang, mengatakan para nelayan telah diberikan surat teguran mengenai batas waktu yang ditentukan untuk merapikan bangunan semi permanen tersebut. Batas waktu paling lambat Rabu (24/10), namun tidak dihiraukan.
‘’Batas waktu yang diberikan paling lambat Rabu, tapi tidak dihiraukan. Akhirnya terpaksa kami tertibkan. Apalagi mayoritas rumah mereka ada di Tambaklorok,’’ ujarnya.
Endro mengimbau agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, pasalnya tempat persinggahan semi permanen tersbut jika dibiarkan akan menjadi kumuh sehingga perlu ditertibkan.
Menurutnya, walau hanya tempat singgah sementara bagi nelayan yang akan melaut, namun jika dibiarkan akan jadi kumuh. Apalagi kawasan tersebut nantinya terintegrasi dengan Kampung Bahari. Jadi tidak boleh kumuh karena akan destinasi baru di Kota Semarang.
”Kami imbau agar masyarakat lebih tertib dan menjaga kebersihan lingkungan. Karena Kampung Bahari nanti akan menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Semarang,” pungkas Endro.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *