Senin, Kawasan Simpanglima Ditutup untuk Upacara Hari Santri

SEMARANG (Asatu.id) – Ribuan orang akan mengikuti upacara dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional Keempat 2018 Tingkat Provinsi Jawa Tengah di Lapangan Pancasila  (Simpanglima) Semarang, Senin (22/10) pagi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah, Dadang Somantri menyampaikan, peserta upacara tak hanya para santri dari pondok pesantren yang tersebar 35 kabupaten/kota di provinsi ini. Namun juga guru atau penyuluh agama, siswa MA dan MTs dari Kota Semarang, serta Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri.

Ditambahkan, sehubungan dengan upacara tersebut, pada Senin (22/10) besok, kawasan Simpanglima akan ditutup sekitar pukul 06.30 sampai 08.30 WIB.

Masyarakat yang hendak menuju atau melintasi kawasan tersebut diminta mencari jalur alternatif lain. Seperti, Jalan Sriwijaya, kawasan Kampungkali, dan sekitarnya.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, karena perjalanan melintasi atau menuju kawasan Simpanglima terganggu,” bebernya.

Bagi peserta upacara, imbuh Dadang, disediakan kantong-kantong parkir, baik di pertokoan kawasan Simpanglima, kawasan Undip Pleburan, kawasan Tri Lomba Juang, maupun perkantoran di Jalan Pahlawan.

Usai upacara, juga akan diadakan seminar “Setelah Nyantren Mau ke Mana”, di Grhadhika Bhakti Praja. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *