Iklim Bisnis Properti di Semarang Kian Menjanjikan

SEMARANG (Asatu.id) – Prakiraan meningkatnya nilai investasi properti di Semarang dalam 3 hingga 4 tahun ke depan kian menjanjikan. Hal ini diungkapkan Guntur R. Wardhana, CEO Laxita Kayana Corporation saat Business Gathering di Hotel Patra Semarang, Jumat (19/10).

Pengusaha properti The Akavia Semarang tersebut mengemukakan, ke depannya Semarang dapat menjadi masa depan perekonomian pulau Jawa asalkan pemerintah jeli menangkap peluang-peluang ekonomi potensial di Semarang. Memanfaat peluang dalam beberapa tahun ke depan tersebut perlu memiliki perencanaan yang matang.

“Para pengusaha padat karya dalam 3 sampai 4 tahun lagi akan datang ke Jawa Tengah karena upah tenaga kerja yang dikeluarkan dapat mencapai setengah dari kanan kirinya. Saat Semarang boming nantinya nilai investasi properti akan luar biasa,” ungkap Radit, sapaan akrabnya usai berbagi cerita bisnisnya kepada beberapa pengusaha berbagai bidang di Semarang.

Radit berharap dalam pemerintah bekerja cerdas menangkap momentum ketimpangan upah minimum kota/kabupaten (UMK) yang dapat dimanfaatkan sebagai magnet pengusaha dan investor untuk datang ke Semarang. Dengan memanfaatkan ketimpangan UMK ini, ke depannya perekonomian pusat perekonomian di Pulau Jawa bukan Jakarta atau Surabaya, melainkam di Semarang.

“Ini peluang yang seharusnya ditangkap. Sekarang memang belum terlihat tapi sesuai motif investasi, investasi yang baik adalah investasi di awal. Ketika semua orang belum sadar dan harga belum naik di situlah investasi akan dimulai,” papar Radit.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *