DPRD Jateng Bahas Tiga Agenda Sekaligus di Rapat Paripurna

SEMARANG (Asatu.id) – DPRD Jateng menggelar rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Rukma Setyabudi didampingi Wakil Ketua DPRD Ferry Wawan Cahyono, Senin (15/10).

Paripurna membahas tiga agenda, yakni persetujuan Rancangan Peraturan Tata Tertib (Tatib) DPRD Jateng, Penjelasan Gubernur atas Raperda Penyertaan Modal Pemerintah kepada BUMD & Pihak Ketiga, dan Persetujuan Raperda Perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2009-2029.

Dalam penyampaian laporan, Ketua Pansus Tatib DPRD Jateng, Amir Darmanto mengatakan, rancangan peraturan tentang tatib berisi kegiatan kedewanan seperti reses yang dilakukan paling lama delapan hari dalam satu kali masa reses.

Ia juga mengatakan ada beberapa penambahan pasal dan perubahan dalam aturan tatib tersebut. “Peraturan tatib itu harus disahkan pada 15 Oktober 2018 agar tidak terjadi kekosongan hukum,” kata Amir.

Usai pembacaan laporan, Peraturan Tatib DPRD Jateng itu ditetapkan dan disetujui anggota dewan. Selanjutnya, Sekda Jateng Sri Puryono menyampaikan laporan gubernur atas Raperda Penyertaan Modal Pemerintah kepada BUMD & Pihak Ketiga.

Dalam laporannya itu, kata dia, tercatat penyertaan modal sampai Tahun Anggaran 2018 mencapai Rp 3,2 triliun. Dari angka itu, modal dasar yang telah ditetapkan sekitar Rp 17,2 triliun.

“Maksud dari penyertaan modal daerah adalah untuk membantu mempercepat proses pembangunan daerah. Tujuan penyertaan modal adalah meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah dan/ atau untuk menambah pendapatan asli daerah,” jelas Sekda. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *