Keterbukaan Informasi Publik Jawa Tengah Belum Dicontoh Kabupaten/Kota

SEMARANG (Asatu.id) – Meski keterbukaan informasi publik di Provinsi Jawa Tengah dinilai sudah sangat baik, ternyata belum sepenuhnya dicontoh oleh sejumlah kabupaten/kota lain di provinsi ini. Bahkan Gubernur Ganjar Pranowo juga menjamin keterbukaan itu.

“Keterbukaan informasi publik di Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah sudah bagus dan sangat terbuka. Bahkan Pak Gubernur sendiri yang menjamin. Namun permasalahannya, hal ini tidak diikuti oleh pemerintah kabupaten/kota yang ada di provinsi ini,” kata Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Tengah, Sosiawan saat melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Selasa (9/10).

Untuk itu, dalam kepengurusannya kali ini, pihaknya mengaku akan terus mendorong keterbukaan informasi publik di Jawa Tengah, khususnya di tingkat kabupaten/kota.

“Kami akan mendorong kabupaten/kota agar bisa lebih terbuka dan transparan dalam seluruh kinerjanya, termasuk dalam bagaimana mengelola anggaran dan mempertanggungjawabkan anggaran kepada publik agar tercapai akuntabilitas publik,” tambah dia.

Selama ini, lanjut Sosiawan, keterbukaan informasi publik di kabupaten/kota memang masih perlu didorong. Hal itu dibuktikan dengan masih banyaknya sengketa informasi yang masuk ke KI Provinsi Jateng yang didominasi sengketa dari kabupaten/kota.

“Sejak 2014 hingga 2018, masih banyak sengketa informasi yang didominasi terkait pelaksanaan keterbukaan informasi di tingkat kabupaten/kota. Bahkan dari semua sengketa yang masuk ke kami, sengketa informasi publik yang berasal dari kabupaten/kota menduduki peringkat pertama,” terangnya.

Sosiawan merinci, pada 2014 ada sebanyak 148 kasus sengketa keterbukaan informasi publik yang masuk ke KI. Sementara, pada 2015 ada 25 kasus, 2016  (36 kasus), 2018 (23 kasus), dan 2018 sudah masuk 16 kasus. Oleh karena itu, pihaknya akan fokus pada keterbukaan informasi di sejumlah daerah di Jawa Tengah. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *