Bangun SPAM Upaya Pengendalian Penggunaan Air Bawah Tanah

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi beserta Menteri Keuangan, Menteri PUPR, Menteri Kominfo berfoto bersama usai penandatanganan HOA KPBU SPAM Semarang Barat di Hotel Melia Nusa Dua Bali (Humas Pemkot Semarang doc.)

SEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan pembangunan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat yang akan dimulai pada tahun 2019 mendatang merupakan upaya penting Pemerintah Kota Semarang untuk mengendalikan penggunaan air bawah tanah di Kota Semarang.

“Terbangunnya SPAM Semarang Barat juga menjadi salah upaya penting bagi Pemerintah Kota Semarang untuk mengendalikan penggunaan air bawah tanah di Kota Semarang”, tegasnya.

Adapun eksploitasi air bawah tanah di Kota Semarang memang menjadi salah satu fokus Hendi sapaan akrab Wali Kota Semarang tersebut dalam memipimpin Kota Semarang.

Pasalnya dalam penanganan rob dan banjir di Kota Semarang, dirinya juga menghadapi tantangan penurunan muka tanah 4-10 cm setiap tahunnya akibat dari penggunaan air bawah tanah oleh masyarakat secara masif di Kota Semarang.

“SPAM Semarang Barat ini akan memanfaatkan air baku dari Waduk Jatibarang untuk menyuplai air bersih kepada masyarakat. Jadi salah satu semangatnya juga adalah menekan penggunaan air bawah tanah dengan mengelola air permukaan semaksimal mungkin,” jelasnya.

Terkait pembangunan SPAM Semarang Barat sendiri akan dikerjakan oleh PT. Air Semarang Barat, sebuah perusahaan konsorsium yang dibentuk oleh PT. Aetra Air Jakarta dan PT. Medco Infrastruktur Indonesia.

Project pembangunan tersebut akan dilakukan dengan skema bangun-guna- serah dengan menelan biaya sebesar Rp 458 milyar, dan akan dikerjakan dalam jangka waktu kerja sama selama 2 tahun untuk masa pembangunan dan 25 tahun untuk masa pengoperasian.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *