Pengantin Semarangan Sabet Predikat Kekayaan Budaya Nonbenda Tingkat Nasional

SEMARANG (Asatu.id) – Pengantin Semarangan meraih penghargaan pada acara Festival Pengantin Semarangan & Kuliner di Sam Poo Kong, Sabtu (29/9). Budaya pengantin Semarang itu menyabet predikat kekayaan budaya nonbenda tingkat nasional,

“Pengantin Semarangan mampu meraih predikat kekayaan budaya nonbenda tingkat nasional. Predikat ini membuktikan budaya Semarang masih eksis di Indonesia,” kata Plt Dinas Pariwisata Kota Semarang, Litani Setyawati membuka acara Festival Pengantin Semarangan & Kuliner, di Sam Poo Kong, Sabtu (29/9).

Plt Dinas Pariwisata Kota Semarang, Litani Setyawati membuka acara Festival Pengantin Semarangan & Kuliner, dalam kesempatan ini

Litani meminta budaya Pengantin Semarangan perlu dilestarikan, karena merupakan kekayaan nonbenda yang telah terdaftar secara nasional.

“A cara ini bertujuan untuk melestarikan budaya Semarang yang adiluhung. Apalagi Semarang sudah meraih predikat kekayaan nonbenda tingkat nasional,” ungkap Litani.

Pembukaan festival diawali dengan arak-arakan pengantin, dilanjutkan dengan rangkaian acara adat Pengantin Semarangan secara runtut. Seperti bertemunya pengantin di pelaminan, sungkem dan lainnya.

Acara ini menyasar masyarakat agak lebih mengenal budaya Semarang, terutama generasi muda yang diharapkan dapat melestarikan budaya sendiri di kemudian hari.

“Semua yg dituangkan di tata cara adat, Pengantin Semarangan merupakan simbol. Jadi banyak budaya yang kita harus uri-uri, terutama untuk generasi muda,” pintanya.

Litani berharap kesuksesan acara ini agar bisa dipertahann pada tahun mendatang. Selanjutnya acara ini bisa menjadi agenda tahunan yang terus dilaksanakan dengan konsep yang sama, namun dikemas secara berbeda agar masyarakat tidak bosan untuk mencintai budaya Semarang.

“Kami akan mengemas kegiatan budaya, sehingga tiap tahun tidak monoton dan masyarakat tidak bosan. Butuh waktu untuk mengedukasi masyarakat, sehingga mereka dapat mencintai budaya yang dimiliki,” pungkas Litani. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *