Juliari : Data Pangan Masih Kacau, Pemerintah Harus Lakukan Pembenahan

SEMARANG (Asatu.id) – Anggota Komisi VI DPR RI Juliari P Batubara mengatakan, Pemerintah perlu melakukan pembenahan data pangan. Sehingga bisa menjadi acuan salah satunya terkait dengan kebijakan import beras.

“Data pangan saat ini masih kacau, karena masing masing seperti kementrian pertanian, kementrian perdagangan, dan Bulog memiliki data sendiri-sendiri dan berbeda,” katanya, usai kunjungan kerja di Kampung Lumpia, Kelurahan Kranggan, Semarang Tengah, Kamis (27/9).

Menurutnya, dengan adanya data yang berbeda-beda tersebut, menimbulkan kebingungan antara stakeholder satu dengan yang lain.

“Coba kalau data sendiri-sendiri seperti ini hasilnya juga tidak maksimal. Misal saja yang satu bilang membutuhkan dan yang satu bilang tidak, ini harus segera di benahi,” ungkapnya.

Olehkarena itu, Pemerintah perlu membuat satu data induk sebagai acuan pasti untuk mengambil kebijakan pangan.

“Presiden bisa memutuskan entah diambil dari BPS, Kementrian Perdagangan, Kementrian Pertanian. Sehingga data yang digunakan merupakan data valid yang menjadi dasar pengambilan keputusan,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *