PKL Relokasi Akui Tidak Ada Masalah dengan Pedagang Sekitar Stadion

SEMARANG (Asatu.id) – Relokasi PKL Taman KB yang berada di kawasan jl. Menteri Supeno ke Stadion Diponegoro yang telah dimulai sejak tanggal 23 September kemarin mejadi kesepakatan terbaik antara Dinas Perdagangan Kota Semarang dengan para PKL baik “Minggu Pagi” maupun “Jumat Pagi”.

Pasalnya, tidak ada masalah apapun dengan perpindahan itu, termasuk penerimaan PKL tetap Stadion Diponegoro dengan PKL relokasi dari Taman KB yang nantinya akan diresmikan menjadi Taman Indonesia Kaya itu.

Indah Triastuti Sekretaris Paguyuban “Jumat Berkah” mengatakan, tidak ada kompetisi antara pihak PKL relokasi Taman KB dengan PKL Stadion Diponegoro. Hal itu karena menurutnya dagangan yang dijajakan antara kedua pihak tidak sama.

“Kami dengan pedagang sekitar tidak ada kompetisi karena jualannya beda,” ujarnya di sela-sela pemetaan lapak di halaman Stadion Diponegoro, Rabu (26/9).

Menurutnya, perbedaan dagangan antara kedua pihak itu nantinya justru akan saling melengkapi sehingga ia mengharapkan dagangan nantinya justru akan lebih ramai.

“Kalau di PKL Stadion ini kebanyakan kuliner, kalau kita fashion, jadi kita saling melengkapi. Bisa jajan dan bisa beli perlengkapan,” tambahnya. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *