Relokasi PKL ’Jumat Pagi’ ke Stadion Diponegoro, Pembagian Lapak Ditentukan lewat Undian

SEMARANG (Asatu.id) – Dalam rangka sterilisasi PKL Taman KB di kawasan Jalan Menteri Supeno baik ”Jumat Pagi” maupun ”Minggu Pagi”, para PKL menyetujui untuk relokasi ke PKL Stadion Diponegoro.

Setelah PKL ”Minggu Pagi” melakukan pindahan tanggal 23 September kemarin, hari ini PKL ”Jumat Pagi” melakukan persiapan untuk pindah mulai tanggal 28 September mendatang. Pasalnya, dalam persiapan itu PKL ”Jumat Pagi” akan melakukan undian untuk pembagian lapak.

“Masalah tempat kita pakai pengundian nomor jadi bergantung rezekinya masing-masing. Kita tidak bisa milih dan kita tidak berhak mengatur, hanya memplotkan saja,” ujar Indah Triastuti, Sekretaris Paguyuban Jumat Berkah, Rabu (26/9).

Dia menuturkan dalam pembagian tersebut para PKL hanya membagi blok untuk berjualan saja. Sementara itu, untuk lapak dipastikan sesuai dengan nomor undian. Hal itu pembagian dapat berlaku dengan adil tanpa rasa iri dengan pedagang lain.

“Ini untuk kuliner yang di tengah, untuk fashion karena kalau jumat kebanyakan jualan fashion,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, dalam pembagian tersebut pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada para PKL. Hal itu untuk memberikan kenyamanan kepada para PKL.

“Kita serahkan ke ketua kelompoknya, monggo diatur yang baik, yang penting mereka sudah mendukung program pemerintah untuk tidak berjualan di Taman KB,” tegasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *