Festival Karimunjawa, dari Pentas Wayang Kulit Sampai Beragam Jenis Musik

SEMARANG (Asatu.id) – Festival Karimunjawa 2018 mulai digelar Selasa (25/9) sampai Minggu (30/9) mendatang. Sebagai penyelenggara, Disporapar Jateng telah menyiapkan rangkaian acara yang bisa dinikmati pengunjung dari pagi sampai malam.

“Penyelenggaraan kali ini kami menggandeng Komunitas Karimunjawa dan Pemerintah Kabupaten Jepara. Selama pelaksanaan festival, kami menargetkan bisa menggaet sekitar 15 ribu wisatawan, baik lokal maupun mancanegara,” kata Kabid Pemasaran Disporapar Jawa Tengah, Alamsyah, Selasa (25/9).

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, lanjut Alamsyah, telah menetapkan Karimunjawa sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Tempat wisata di Kabupaten Jepara ini termasuk daya tarik wisata di Jateng yang digemari wisatawan mancanegara (Wisman).

“Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah mencatat, sebesar 24,15 persen wisatawan manca berkunjung ke Karimunjawa pada 2017,” tutur Alamsyah.

Rangkaian acara festival dimulai Selasa (25/9) pagi dengan aksi sapta pesona di sekitar pantai Karimunjawa. Untuk Rabu (26/9) malam ada pentas wayang kulit mulai pukul 19.00 di alun-alun.

Kemudian pada Kamis (27/9), di samping pembukaan festival secara resmi, juga digelar expo produk unggulan dan festival kuliner, workshop perahu hias, worshop pariwisata, tari dan musik kesenian Bunga Jabe, dan perform grup band Andromeda.

Agenda Jumat (28/9) pagi diawali senam massal Maumere, penyisihan lomba menyanyi tingkat umum, expo produk Karimunjawa, lomba blogger dan fotografi, sarasehan Goes to Sail, lomba mancing nasional, penyisihan lomba nyanyi tingkat SD/SLTP/SLTA, dan reog barongan. Malamnya dilanjutkan acara “Karimun Bergoyang” bersama OM Seven.

Sabtu (29/9), festival diawali dengan final lomba menyanyi masyarakat umum dan final lomba menyanyi SD/SLTP/SLTA. Malamnya dilanjutkan Gala Dinner di Hotel Java Paradise, pencanangan Festival Karimunjawa, dan pertunjukan musik dari Congrock di alun-alun.

Hari terakhir festival, Minggu (30/9) mulai pukul 06.00 diisi pertunjukan musik campursari, dilanjutkan walking fun beach, dan pembagian doorprize. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *