Kawal Pemilu Damai 2019, Warga Mijen Jalin Gerakkan Persaudaraan Antargolongan

SEMARANG (Asatu.id) – Warga Kecamatan Mijen bersama-sama mendeklarasikan diri untuk mengawal Pemilu Damai 2019, Sabtu (22/9) malam. Deklarasi yang digelar di Kolam Pemancingan Gebyah Sumyah itu ditandatangani oleh masing-masing Pim Parpol antara lain Gerindra, PAN, PDI, Demokrat, PERINDO, PKS, Golkar, PPP, PKB, Nasdem dan Berkarya.

Malita Sumarno, tokoh masyarakat Kecamatan Mijen mengatakan, kegiatan tersebut merupakan pergerakan Warga Kecamatan Mijen untuk mewujudkan pemilu yang aman dan kondusif di tengah maraknya perpecahan yang terjadi akhir-akhir ini.

Ia menjelaskan, kegiatan yang memiliki tujuan awal kopi darat (Kopdar) itu merupakan awal bagi para politisi Kecamatan Mijen untuk bersama-sama memberi solusi dalam rangka menciptakan pemilu yang sejuk, damai dan aman.

“Kemarin kami hanya melakukan tanda tangan, tapi untuk kali ini kami bersatu gebyarkan pemilu. Ini sebagai awal, bukan hanya selesai di forum ini. Kegiatan akan terus berkelanjutan karena kami ingin tunjukkan kepada masyarakat bahwa calon-calonnya juga bersatu,” tegas Malita.

Malita menjelaskan, namun dalam kegiatan tersebut ia mengaku murni untuk mempererat tali persaudaraan antar-golongan. “Itu prinsipnya. Perbedaan tidak masalah, tapi perbedaan ini kita wujudkan dengan tali persaudaraan. Masalah pilihan monggo,” jelasnya.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari Pim Parpol Kecamatan Mijen. Salah satunya adalah Ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Mijen Agung Aprayitno. Menurutnya, mereka sebagai Pim Parpol di Kecamatan yang merupakan ujung tombak harus bersatu untuk menciptakan situasi yang kondusif.

“Saya senang sekali ada agenda semacam ini karena ini awal yang baik untuk tujuan kita menjadikan lebih baik. Kalau kita tidak campur tangan menciptakan situasi yang aman, kondusif, tertib dan judil, tidak meredam, pasti nanti akan kisruh. Itulah pentingnya agenda ini,” tambahnya.

Sementara itu, baik dirinya maupun Pim Parpol lainnya berharap agenda-agenda berkaitan akan terus berlanjut untuk menumbuhkan persatuan dan kesatuan. Selain itu, ia juga berharap adanya perbaikan-perbaikan untuk mendukung Kecamatan Mijen menjadi pionir untuk daerah-daerah lain. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *