Wakil Wali Kota Semarang: Aplikasikan Pekan Film Semarang untuk Membangun Kota Semarang

SEMARANG (Asatu.id) – Pembangunan Kota Semarang dapat tercapai melalui kolaborasi semua unsur terkait. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga pengusaha serta seluruh warga Kota Semarang.

Demikian dikatakan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu pada sambutan tertulis yang dibacakan Asisten III Administrasi Umum Kota Semarang, Masdiana Safitri saat membuka Pekan Film Semarang, di lantai 2 Tekodeko Koffiehuis, Jumat malam (21/9).

Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota juga membuka Festival Kota Lama Semarang.

Menurut Mbak Ita panggilan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu, esensi tema kolaborasinema pada Pekan Film Semarang ini dapat diaplikasikan dalam pembangunan Kota Semarang. .

Selain itu, sambungnya, Pekan Film Semarang ini dapat melahirkan sineas-sineas perfilman Kota Semarang untuk berkontribusi serta memberikan mereka kesempatan untuk berkreasi.

“Selain itu Pekan Film Semarang juga dapat menjadi empat bertukar informasi antar sineas sehingga melahirkan karya-karya baru dan Pekan Film Semarang tidak hanya berhenti di sini saja,”  ujarnya.

Pekan Film Semarang berlangsung mulai 21 hingga 23 September di lantai atas Tekodeko Koffiehuis Semarang. Harga tanda masuk Rp 20.000 per hari atau Rp 50.000 per tiga hari. Pengunjung dapat menikmati pemutaran film-film omnibus pilihan dan film submisi yang telah dikurasi, serta diskusi dan talkshow yang berkaitan dengan film. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *