Situs Batur di Ungaran Sudah Ada Sejak Zaman Mataram Kuno

SEMARANG (Asatu.id) – Arkeolog asal Semarang Jawa Tengah Tri Subekso mengatakan berdasar data yang dirangkumnya, situs Batur yang terletak di Dusun Babadan, Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang sudah ada sejak abad ke-9.

“Situs Batur ini memiliki luas tumpukan batu sekitar 8 x 8 meter, dan berada pada pada ketinggian 624 mdpl dan diperkirakan, situs ini lebih luas lagi,” ujarnya.

Subekso mengungkapkan, di sebelah barat situs Batur terdapat bukit Gajahmungkur, di sebelah utaranya terlihat pemandangan danau Rawapening yang dikelilingi pegunungan.

“Lanskap alam yang berupa pegunungan, perbukitan, dan danau inilah yang rupanya ideal untuk dijadikan sebagai Mandala, yaitu kawasan untuk mendirikan bangunan suci dan tempat melakukan upacara keagamaan,” ungkapnya.

Subekso menjelaskan meskipun tinggal menyisakan reruntuhan saja, namun situs ini tergolong istimewa apabila ditinjau dari lanskap religi. Tentunya pendirian candi ini didasarkan pada pertimbangan orientasi yang sesuai dengan konsepsi keagamaan masyarakat Jawa pada masa itu.

“Bagian lereng bawah yang hanya berjarak 100 meter, terdapat sumber mata air. Besar dugaan dahulunya pernah dibangun patirthan yang fungsinya untuk mengambil air suci (Amerta) dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” imbuhnya.

Selain itu, Subekso menilai letak situs ini berdekatan dengan dusun sebelahnya yang ternyata bersifat arkais (kuno), yaitu Kayuwangi.

“Kayuwangi adalah nama raja Mataram Kuno yang memerintah pada abad 9 sebagaimana disebut dalam prasasti-prasasti Jawa Kuno,” pungkasnya.

Desa Gedong sendiri terdiri dari delapan dusun, dua di antaranya adalah Babadan (di mana terdapat situs Batur) dan Kayuwangi.

“Memang perlu adanya penelitian yang lebih mendalam, namun munculnya data arkeologi dan nama dusun yang bersifat arkais ini tidak bisa dikesampingkan begitu saja,” jelasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *