Pemain Film Belok Kanan Barcelona Sapa Penggemar di Java Mall Semarang

CAST : Para pemain film Belok Kanan Barcelona melakukan meet and greet dan nonton bareng di Java Mall Semarang. (inez/Asatu.id)

SEMARANG (Asatu.id) – Pemeran film Belok Kanan Barcelona sapa penggemar yang didominasi remaja putri dengan meet and greet dan nonton bareng di Java Mall Semarang, Selasa (18/9).

Sejumlah aktor  yaitu Deva Mahenra, Morgan Oey dan Ananta Rispo serta aktris dan penyanyi Mikha Tambayong berkunjung ke Semarang guna mempromosikan film baru mereka. Dimeriahkan pula dengan penampilan The Overtunes sebagai pengisi soundtrack, film Belok Kanan Barcelona mulai tayang Selasa ini.

Film yang diadaptasi dari novel ini menceritakan kisah antara empat sahabat sejak SMA yang tersandung kisah cinta rumit, hal ini mulai terkuak ketika salah satu dari mereka Francis Lim (diperankan oleh Morgan Oey) mengumumkan pertunangannya.

Morgan Oey mengaku cukup kesulitan, pasalnya Francis Lim dalam cerita ini merupakan seorang pemain piano profesional. Padahal dirnya sama sekali tak dapat bermain piano.

“Perlu beberapa waktu untuk mendalami tokoh ini karena saya dituntut menjadi seorang pianis hebat dalam film ini,” ungkapnya.

Berbeda dengan Mikha Tambayong yang harus belajar memasak karena Retno, karakter yang ia mainkan adalah seorang chef professional dalam film ini.

“Ya, mau tidak mau harus belajar memasak,” ujar gadis pelantun Cinta Pertama itu.

Lain halnya Deva Mahenra yang harus menjalani syuting di gurun pasir pada saat bulan puasa, serta badai pasir yang datang saat pengambilan gambar.

“Saat syuting di Gurun Sahara itu pas bulan puasa dan kebetulan saat itu ada badai pasir juga. Jadi kalau lihat di film ada badai pasir, itu bukan efek ya,” candanya saat menyapa fans di atrium Java Mall tersebut.

Harapannya Belok Kanan Barcelona dapat menjadi pilihan pecinta film Indonesia dengan genre drama romantis untuk menghabiskan waktu luang. Meskipun terdapat sedikit perbedaan dengan novelnya, Deva menambahkan agar para pembaca tidak berekspektasi dan membanding-bandingkannya dengan buku untuk pengalaman menonton yang maksimal.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *