Kota Semarang Berbenah Lakukan Reformasi Struktural

FOTO: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi/ Humas Pemkot Semarang.doc

SEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan bahwa Kota Semarang sejak tahun 2012 berbenah dengan cepat melakukan reformasi struktural dengan berbagai kebijakan ekonomi kerakyatan.

Hal tersebut dilakukan lantaran perekonomian global yang menunjukan resiko perlambatan pertumbuhan dalam jangka menengah, mengakibatkan menurunnya nilai mata uang di beberapa negara berkembang termasuk Negara Indonesia.
Membuat beberapa negara dan kota mencemaskan hal tersebut termasuk Kota Semarang yang di pimpin oleh Wali Kota yang akrab disapa Hendi tersebut.
“Salah satunya dengan melakukan upaya reformasi struktur konsetrasi ekonomi Kota Semarang yang semula dominan di sektor Industri menjadi lebih berkonsentasi pada sektor Perdagangan dan Jasa,” ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, kebijakan menghentikan penambahan kawasan industri di Kota Semarang hingga pengembangan pariwisata juga dilakukan.
Alhasil saat perlambatan ekonomi kembali global terjadi pada tahun 2015, Kota Semarang justru mampu menahan ketimpangan masyarakat lebih rendah dari sebelumnya di angka 0,31.
Catatan ketimpangan masyrakat miskin dan kaya di Kota Semarang pada tahun 2015 tersebut bahkan menjadi salah satu yang terendah pada Provinsi Jawa Tengah di bawah Solo dengan 0,36, serta Salatiga dengan 0,35, dan bahkan di bawah Kendal yang ada di angka 0,34.
Tak hanya di tingkat Provinsi Jawa Tengah, Hendi juga membuktikan kebijakan reformasi struktural yang dilakukannya menjadi salah satu yang paling tepat di Indonesia.
Karena dengan catatan Gini Rasio sebesar 0,31 di tahun 2015, Kota Semarang mampu menjaga kondisi ekonomi lebih stabil dibandingkan kota-kota besar lainnya, misalnya Kota Surabaya yang melompat jauh ketimpangan masyarakatnya di angka 0,42, atau Kota Denpasar yang juga naik di angka 0,35, juga Kota Bandung yang ketimpangannya semakin parah di angka 0,44.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *