Kota Lama Dipercantik dengan Polesan Batu Alam Murni

REVITALISASI: Pemkot Semarang melakukan perbaikan seluruh infrastruktur yang ada di kawasan Kota Lama Semarang/ Istimewa.doc

SEMARANG (Asatu.id) – Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BP2KL) Hevearita Gunaryanti Rahayu mengungkapkan, pembengkakan dana revitalisasi Kota Lama dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menginginkan Kawasan Kota Lama lebih dipercantik dengan menggunakan polesan batu alam murni.

“Ya, ini membengkak, tadi diperkirakan sekitar Rp 200 miliar, ya karena paving (jalan dan pedesrian) dan furniturenya juga diganti dengan batu alam kan, terus designya itu baru saya minta besok,” ungkapnya.
Mbak Ita sapaan akrabnya ini mengungkapkan, jika keputusan penambahan dana revitalisasi ini diputusakan dalam rapat yang melibatkan Kementrian PUPR, Pemkot Semarang, Arsitek yang mengampu proses Revitalisasi Kawasan Kota Lama dan pihak Kontraktor PT. Abipraya Brantas.
Selaras dengan Wali Kota Hendi, Ita menyatakan penataan Kawasan Kota Lama dilakukan secara detail dan hati-hati menurut kaidah ditentukan sebagaimana yang diinginkan lembaga internasional Pendidikan dan Kebudayaan PBB yaitu Unesco. Dirinya menyatakan kegembiraanya karena Kawasan Kota Lama nantinya akan menjadi semakin bagus dan semakin indah.
“Termasuk, dalam proses revitalisasi nanti Kawasan Kota Lama akan dibuat menjadi beberapa zona-zona dan setiap zonanya ditentukan dalam aturan penataan dan penggunaanya nanti sebagai World Herritage. Seperti ada zona City Walk ( untuk pejalan kaki), zona satu mobil dan zona-zona lainya,” tandasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *