Mulai Minggu Taman KB Harus Bersih dari PKL

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, area Taman KB di kawasan Jalan Menteri Supeno, pada Minggu (23/9) mendatang harus sudah steril dari pedagang kaki lima (PKL).

Taman KB sendiri saat ini sedang dalam proses revitalisasi terkait pembangunan Taman Indonesia Kaya yang sudah memasuki tahap akhir.

“Mulai Minggu depan (23/9) semua semua PKL harus sudah pindah, baik PKL Car Free Day (CFD) Minggu maupun PKL Jumat pagi. Selanjutnya mereka kami tempatkan di lokasi depan Stadion Diponegoro, Jalan Ki Mangunsarkoro,” kata Fajar.

Fajar menambahkan, Pemkot sengaja menata PKL ke luar dari area Taman KB dan dipindah ke sekitar Stadion Diponegoro. Tujuannya agar area CFD Taman KB kesannya tidak kumuh dan bisa dinikmati masyarakat.

Dari data Dinas Perdagangan, saat ini telah ada 160 lapak atau 164 alas dasaran PKL Jumat pagi atau CFD Minggu yang mendaftarkan diri untuk direlokasi ke Stadion Diponegoro.

Nantinya di area Tamam KB untuk sementara hanya pedagang tahu gimbal dan jagung bakar yang diperbolehkan berjualan. Namun sifatnya hanya sementara sambil menunggu shelter PKL di Jalan Pandanaran II yang akan segera dibangun.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *