DPRD Minta Pemkot segera Benahi Akses Relokasi PKL Karangtempel

SEMARANG (Asatu.id) – Kondisi jalan menuju area relokasi pedagang kaki lima (PKL) Karangtempel di lahan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), menjadi sorotan kalangan dewan.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wiwin Subiono, meminta pihak Pemkot, dalam hal ini Dinas Perdagangan, untuk memperhatikan keluhan dan keinginab para PKL.

’’Kondisi jalannya saat ini belum layak. Jika hujan pasti susah dilewati. Kmai minta pemerintah dalam hal ini dinas perdagangan untuk memperhatikan hal ini,’’ kata Wiwin.

Politisi Partai Demokrat itu menandaskan, pihaknya tidak ingin para PKL yang direlokasi tersebut berada dalam keadaan sulit di tempat relokasi.

’’Dari laporan anggota, kondisinya memang belum layak. Terutama akses jalannya. Ini jadi masukan untuk pembenahan jalan di tempat relokasi untuk dimasukkan dalam pembahasan APBD perubahan 2018 maupun APBD murni 2019,’’ tutur Wiwin.

Sementara di lahan relokasi yang disewa Pemkot, beberapa PKL sudah mulai membangun kios di sesuai yang diinstrusikan Pemkot. Para PKL juga terus menagih pembenahan insrastruktur jalan seperti yang dijanjikan pemkot.

“Kami merencanakan mulai pindah Oktober 2018. Pada bulan itu juga diprediksi akan memasuki musim hujan, jadi kami minta segera ada pengerasan jalan,’’ pinta Ketua PKL Karya Mandiri Karangtempel, Rahmat Yulianto, mewakili teman-temannya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *