Galeri Indonesia Kaya Ruang Publik Kenalkan Budaya Indonesia

SEMARANG (Asatu.id) – Galeri Indonesia Kaya atau yang sering disebut dengan singkatan GIK merupakan ruang publik berbasis digital yang didedikasikan untuk masyarakat dan dunia seni pertunjukan Indonesia sebagai wujud komitmen Bakti Budaya Djarum Foundation untuk terus memperkenalkan dan melestarikan kebudayaan Indonesia khususnya generasi muda agar tidak kehilangan identitasnya sebagai bangsa Indonesia.

Ruang publik yang berlokasi di West Mall Grand Indonesia lantai 8 ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Indonesia dalam memadukan konsep edukasi dengan digital multimedia untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia, khususnya bagi generasi muda, dengan cara yang menyenangkan, terbuka untuk umum, dan tidak dipungut biaya.

Sejak diresmikan pada 10 Oktober 2013 yang lalu, Galeri Indonesia Kaya telah dikunjungi lebih dari 450.000 pengunjung dan menyelenggarakan lebih dari 1.300 pertunjukan yang dipadu dengan konsep kekinian. Selama itu pula, lebih dari 400 pekerja seni terlibat dalam beragam kegiatan seni seperti tarian, teater, monolog, pertunjukan musik, apresiasi sastra, kunjungan budaya, dan sebagainya.

Konsep desain mengangkat ke-khas-an Indonesia dalam kekinian diangkat di dalam interior seperti rotan, motif parang, bunga melati, batok kelapa dan kain batik tulis dari 10 daerah sebagai ornamen. Secara keseluruhan, terdapat 14 aplikasi dan permainan digital berisi informasi budaya yang bisa ditemukan di GIK. Informasi yang ditampilkan seputar pariwisata, kuliner. Tradisi, dan kesenian khas Indonesia ini juga dapat dilihat melalui situs www.indonesiakaya.com.

Tempat seluas 635 m² ini juga memiliki auditorium berkapasitas 150 penonton yang didukung fasilitas modern sebagai sarana bagi pelaku seni maupun masyarakat umum untuk menampilkan berbagai kesenian Indonesia dan kegiatan lainnya secara gratis, termasuk pengunjung dan penontonnya.

Pertunjukan unggulan GIK dilakukan di setiap akhir pekan. Ruang Kreatif termasuk dalam salah satu program unggulan GIK, merupakan program yang terdiri dari workshop, pelatihan dan seminar budaya untuk mendekatkan kembali masyarakat dengan seni budaya Indonesia. Salah satu yang rutin diadakan setiap bulannya adalah kelas menari daerah gratis. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *