Danamon Group dan Yayasan Danamon Peduli Bantu Perbaiki Fasilitas Pendidikan di SDN 04 Ngaliyan

Regional Head SND 06 Jateng-DIY Andri Yusfiana Sambas dan Kepala Dinas Pendidikan Gunawan Saptogiri meninjau ruang kelas yang sudah diperbaiki. (Asatu.id/Arif)

SEMARANG (Asatu.id) – Yayasan Danamon Peduli dan Adira Wilayah Kota Semarang gelar kegiatan tanggung jawab sosial  perusahaan Corporate Social Responsibility” (CSR) dengan meliputi perbaikan sarana dan prasarana pendukung di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 04 Ngaliyan.

Kegiatan perbaikan sarana dan prasarana tersebut berupa perbaikan ruang kelas 1 dan kelas 6 serta pelebaran ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Regional Head SND 06 Jateng-DIY Andri Yusfiana Sambas mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda CSR rutin tahunan oleh yayasan Danamon Peduli. Sementara khusus untuk wilayah Kota Semarang, tahun ini pihaknya memfokuskan dalam hal penunjang sarana dan prasarana pendidikan.

“Dengan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Semarang, kami dari Danamon Peduli sangat senang dapat membantu perbaikan sarana dan prasarana di SDN 04 Ngaliyan ini.  Adapun sarana dan prasarana yang kita bantu yakni ruang kelas 1 dan kelas 6 meliputi perbaikan atap-atap ruang kelas yang mengalami kerusakan, dan tembok-tembok yang mengalami keretakan, karena kita ketahui di wilayah SDN 04 Ngaliyan ini tanahnya sangat labil,” katanya, usai serah terima bantuan kepada Kepala Dinas Pendidikan kota Semarang di SDN 4 Ngaliyan, Kamis (13/9).

Lebih lanjut, Andri mengungkapkan, Yayasan Peduli Masyarakat sudah digelar dari tahun 2011 melingkupi berbagai sektor. Salah satunya yakni sektor lingkungan meliputi perbaikan Daerah Aliran Sungai (DAS), sektor ekonomi meliputi perbaikan pasar, dan sektor pendidikan meliputi perbaikan sarana dan prasarana sekolah.

“Kamarin di Solo contohnya, kita bekersama dengan Pemda sana mengadakan tanaman kota, dan Kota Semarang untuk bantuan sarana dan prasarana sekolah  baru pertama kali dilakukan di SDN 04 Ngaliyan. Dan setiap kota kita berbeda-beda, tergantung kebutuhan dari Pemkot masing-masing yang kita tuju. Dan harapanya program CSR ini dapat terus berkelanjutan untuk memberi bantuan yang tepat sasaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli, Restu Pratiwi mengatakan mendukung keberadaan fasilitas pendidikan sangatlah penitng. Hal ini mengingat kondisi fasilitas pendidikan yang tidak mendukung dapat mengganggu proses belajar mengajar, dan mempengaruhi mutu dan kualitas pendidikan.

“Dukungan ini merupakan wujud dan kepedulian serta sebagai investasi sosial yang kedepannya dapat memberikan dampak jangka panjang untuk kualitas pendidikan dan kualitas generasi mendatang,” ungkapnya.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Saptogiri mengapresiasi program CSR dari Yayasan Danamon Peduli. Menurutnya, saat ini Kota Semarang masih memiliki beberapa sekolah yang perlu mendapat sentuhan dan perbaikan bahkan relokasi.

“Sangat membantu Pemerintah dalam hal memperbaiki fasilitas pendidikan di Kota Semarang ini. Sejauh ini ada tiga sekolah yang sangat memerlukan bantuan dalam hal perbaikan fasilitastermasuk SDN 4 Ngaliyan ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gunawan menjelaskan saat ini Pemerintah Kota Semarang terus melakukan pembangunan fasilitas pendidikan. Meski lanjutnya, pada tahun 2019 mendatang anggaran pendidikan berkurang, Namun sekolah-sekolah yang rusak merupakan program prioritas untuk dilakukan perbaikan dan relokasi.

“Pak Wali tetap menginginkan fasilitas dan prasarana pendidikan Kota Semarang dapat terpenuhi, dan ini sangat membutuhkan dana yang sangat besar. Dengan adanya program CSR dari Danamon ini diharapkan tahun depan dapat dilanjutkan untuk membantu pendidikan di Kota Semarang,” imbunya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *