Tunda Relokasi, PKL Bugangan dan Rejosari Minta Lahan Dipelur

SEMARANG (Asatu.id) – Sosialisasi berkait dengan jadwal pembongkaran dan pemindahan PKL Rejosari dan Bugangan di Kelurahan Rejosari, Senin (10/9) belum mencapai titik temu.

Pasalnya, baik pihak Bugangan maupun Rejosari yang akan direlokasi ke Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) itu meminta lahan yang akan mereka pindai untuk dipelur atau dilakukan pengecoran.

“Kalau tidak dipelur ya kita tidak bisa kerja. Masak kita dikasih tanah-tanah tok. Kalau kita bangun secara swadaya kita tidak apa-apa, yang penting lahan itu dipelur,” ujar Yusak Edi Winandaya Ketua PKL paguyuban usaha mandiri, Rejosari.

Hal serupa juga diungkapkan Sulaiman, Ketua PKL Bina Warga. Ia mengaku setuju dengan persyaratan adanya pengecoran untuk lahan yang akan dijadikan sebagai tempat relokasi itu. Hal itu karena menurut mereka dengan pengecoran akan menjamin kepadatan lahan.

“Tanah lempung tidak menjamin kalau tidak dipelur. Kalau dipelur menjamin kepadatan. Kalau tidak dipelur amblas. Jadi sama kami menunggu dipelur,” tambahnya.

Sebelumnya Yusak menjelaskan, untuk ukuran tanah sudah ada kesepakatan dengan Dinas Perdagangan Kota Semarang. Ia menuturkan, kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan lahan dengan ukuran 66×115 antara Bugangan dan Rejosari.

“Itu untuk kelurahan Bugangan dan Rejosari tapi dalam hal ini kelurahan Bugangan dan Rejosari minta untuk lahan tersebut dipelur karena sebagai infrastruktur dalam PKL sarana dan prasarana untuk menuju Semarang Hebat lahan itu minta dipelur,” tutur Yusak.

Sementara itu, Fajar Purwoto Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang menjelaskan, tidak ada anggaran untuk pengecoran lahan itu. Ia mengaku pihaknya tidak sanggup dengan anggaran tersebut, begitu juga dengan BBWS.

“Kalau tidak dipelur tidak mau, tidak bisa karena lahan itu kan infrastruktur sarana dan prasarana buat PKL kerja. Kalau tidak dipelur terus terang kita nggak bisa kerja. Kita cari kebijakan pemerintah dulu kalau memang belum dipelur ya kita masih bertahan dulu di sini,” jelasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *