Tangkis Isu-Isu Agama di Tahun Politik, GP Ansor Selenggarakan Kemah Lintas Iman

SEMARANG (Asatu.id) – GP Ansor bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkot Semarang untuk pertama kalinya menyelenggarakan kegiatan Kemah Bakti Nusantara di Hutan Wisata Tinjomoyo, Sabtu (8/9) hingga Minggu (9/9). Kegiatan tersebut dihadiri oleh sekitar 50 peserta meliputi 6 agama yang berpadu dalam tajuk “Kerukunan Umat Beragama”.

Ketua Ansor Kota Semarang Rahul Saiful Bahri mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mempererat silaturrahmi dan merajut kebersamaan umat beragama karena menurutnya, toleransi sangat penting dan sangat dibutuhkan terlebih dengan adanya isu agama yang menjalar akhir-akhir ini.

“Setidaknya kita bisa tetap komitmen mempererat NKRI sehingga dengan kebersamaan kita ini ke depannya radikalisme tidak tumbuh lagi di Indonesia,” ungkapnya.

Selain itu, Hartono Staff Kesbangpol menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan tepat di tahun politik itu merupakan salah satu cara untuk menangkis isu-isu agama yang masuk ke dalam isu politik sehingga dengan adanya acara lintas iman itu dapat menetralisasi persoalan-persoalan yang dapat memicu perpecahan umat beragama.

“Kami selenggarakan kegiatan yang sifatnya menumbuhkan kerukunan antar umat beragama. Dengan adanya berbagai macam pemuda lintas agama ikut kegiatan ini, kita tunjukkan bahwa pemuda Kota Semarang berkarya bersama,” jelasnya.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari para peserta, termasuk pemeluk agama lain. Mereka merasa acara tersebut merupakan wadah yang tepat untuk mengakrabkan antar umat beragama.

“Acara seperti ini cukup bagus untuk kalangan anak muda, khususnya di lintas agama karena saya lihat sendiri banyak persoalan di agama masih ada bentrokan-bentrokan yang perlu kita sambungkan komunikaasi yang lebih baik lagi. Walaupun di sini kita minoritas, tapi kita sama karena ini rumah kita bersama,” terang Candra Triananda Himpunan Mahasiswa Budhist Indonesia Cabang Kota Semarang.

Hal serupa juga dikemukakan Ceverinus Mario Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI). Menurut dia, para pemuda saat ini sulit mengikuti ‘serawung’ lintas iman sehingga dengan kegiatan ini ia berharap pemuda lintas agama dapat lebih saling mengenal. “Pemuda saling terlibat aktif dengan serawung lintas iman. Harapannya pemuda lintas agama dapat lebih saling mengenal,” imbuhnya.

Sementara itu, Slamet Widodo Pembina Ansor Kota Semarang berharap kerukunan umat beragama dapat terjalin dengan baik. Terlebih di tahun politik ini, menurutnya acara tersebut dapat menciptakan tahun politik dengan damai, sejuk dan aman, khususnya Kota Semarang.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *