Relokasi PKL Terminal Terboyo, Dinas Perdagangan Terus Lakukan Pendataan Jumlah Kios dan Los di Pasar Banjardowo

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, pihaknya sat ini terus melakukan upaya pendataan, terkait jumlah kios yang siap untuk menampung PKL Terminal Terboyo di Pasar Banjardowo.

“Terminal Terboyo ada PKL sekitar dua ratus sekian, memang kemarin sudah kita komunikasikan ke Kepala Dishub, intinya kami sebagai pembina PKL itu memang menyiapkan tempat di Banjardowo,” ujarnya Kamis (6/9).

Fajar mengungkapkan, konflik yang terjadi pada PKL itu merupakan sesuatu yang biasa. Apalagi saat penataan, tidak dipungkiri pasti akan ada permasalahan yang muncul. Menyikapi hal itu, Fajar menjelaskan pihaknya telah menyiapkan secara pasti kios di Banjardowo.

“Sekarang sudah kami siapkan riil 28 kios. Kemudian yang untuk los itu sekitar 50 di Banjardowo. Ini kami sudah buat edaran ke penghuni yang merasa pernah memakai untuk segera menempati,” tegasnya.

Ia melanjutkan, penempatan penghuni itu akan diberi batas waktu hingga hari senin mendatang. Jika penghuni tidak menempati, menurut Fajar kios itu akan menjadi tanggungjawab dinas perdagangan untuk diserahkan ke Pkl Terminal Terboyo.

“Jangan sampai nanti satu kios ternyata ada orang, tiga orang yang merasa memiliki. Maka hari ini kita edarkan surat, senin (10/9) harus dibuka, kalau tidak dibuka selasa langsung kami serahkan ke PKL Terboyo,” imbuhnya.

Namun, ia kembali menegaskan, tindakan tersebut tanpa maksud menggeser pedagang yang semula telah menempati kios itu. Ketegasan itu ia ungkapkan justru untuk meperjelas kios-kios yang nantinya menjadi relokasi PKL Terminal Terboyo itu.

“Kami tegaskan itu milik pemkot tapi bangunannya milik pihak ke tiga. Kami tidak semata-mata menggeser pedagang, harus kita rembuk mana buktimu, apabila dia membuktikan silakan tempati,” jelasnya. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *