Ganjar akan Dorong Pembangunan Ekonomi Berbasis Pesantren

SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta dukungan masyarakat agar selama lima tahun mendatang, dia dan wakilnya Taj Yasin, bisa menjalankan amanah memimpin Jawa Tengah dengan baik. Gotong royong di antara masyarakat sangat penting agar kesejahteraan meningkat.

“Mari sama-sama kita saling nyengkuyung apa-apa yang akan kita kerjakan lima tahun ke depan,” kata Ganjar di hadapan ribuan jamaah yang mengikuti acara Jawa Tengah Bersholawat, di halaman gubernuran, Jumat (7/9) malam.

Jawa Tengah Bersholawat dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf yang sekaligus memberikan tausyiyah. Hadir pula KH Maimoen Zubair, yang tidak lain ayah dari Wagub Taj Yasin Maemoen.

Gubernur Ganjar Pranowo juga menegaskan, pada lima tahun kepemimpinannya ke depan akan mendorong pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, dan penanggulangan kemiskinan.

Mulai tahun depan, lanjut Ganjar, dia juga akan mendorong ekonomi berbasis pondok pesantren. Sehingga selain piawai dalam bidang keagamaan, para santri juga bisa menjadi mandiri sebagai entrepreneur.

“Saya mau sinkronkan dengan program pemerintah pusat, insya Allah pemerintah pusat sudah akan menggelindingkan Bank Wakaf. Mudah-mudahan Bank Wakaf ini nanti bisa mengembangkan ekonomi pondok pesantren,” ujar Ganjar yang didampingi Wagub Taj Yasin Maemoen.

Sementara Wakil Gubernur Taj Yasin, yang biasa disapa dengan Gus Yasin menambahkan, pendidikan dan ekonomi pondok pesantren menjadi salah satu prioritas yang akan dikerjakan.

Menurutnya, kemiskinan dapat ditekan melalui pendidikan dan pengetahuan, terlebih yang ditopang dengan nilai-nilai keagamaan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *