Ganjar Mengaku Beban Tugas Periode Kedua Lebih Berat

SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023, Ganjar Pranowo – Taj Yasin Memoen, resmi dilantik Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9).

Setelah dilantik, Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen pun mengaku akan langsung melaksanakan tugas-tugasnya. Bagi Ganjar, jabatan sebagai Gubernur Jateng kali ini merupakan periode keduanya. Namun, Ganjar mengaku bebannya lebih berat.

Ganjar pun bertekad akan melaksanakan amanah dari masyarakat dengan bekerja lebih keras dan bertanggung jawab.

”Amanah yang tidak ringan karena kepercayaan rakyat diberikan sampai dua kali. Buat saya ini sesuatu yang kita mesti bekerja keras dan bertanggung jawab,” kata Ganjar, saat ditanya wartawan di sela-sela acara penyerahan tali asih atlet Asian Games asal Jateng di Gubernuran, Selasa (4/9).

Ganjar menyampaikan, pembangunan sumber daya manusia menjadi faktor inti dalam penyusunan program kerja periode 2018-2023. Dua program utama yang menjadi prioritas adalah pendidikan dan kesehatan.

Prioritas pembangunan pendidikan di Jateng, lanjut Ganjar, sangat penting mengingat kemiskinan akan bisa dientaskan kalau investasi pendidikannya bagus.

Untuk itu pihaknya telah menyiapkan berbagai program di bidang pendidikan, termasuk menyiapkan bantuan untuk lembaga-lembaga pendidikan, seperti salah satu janji politik yang disampaikannya kepada masyarakat.

“Yang menjadi janji politik Insya Allah kami siapkan, kami laksanakan. Termasuk mereka yang berada di pondok pesantren dan sebagainya,” katanya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *