Dinas Perhubungan diminta Terus Pantau Layanan Transaksi Non Tunai

SEMARANG (Asatu id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta Dinas Perhubungan (Dishub) terus mengawasi di lapangan, penerapan kerjasama baru Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang dalam pembayaran sistem non tunai dengan Go-Pay yang baru diluncurkan Senin (3/9).
Hendi, panggilan akrab Walikota Semarang itu berharap kegiatan peluncuran sistem kerjasama antara BLU bus rapid transit (BRT) Trans Semarang dengan anak perusahaan Go-Jek tersebut tidak hanya acara seremonial belaka. Pihaknya menginginkan adanya layanan prima yang diterima masyarakat setelah sistem pembayaran non tunai bersama Go-Pay ini diluncurkan.
“Kami berharap ini jangan sampai jadi acara seremonial saja. Kita launching, kita hadir, semua pejabat datang, setelah itu nanti penumpangnya nggak bisa pakai,” ujar Hendi pada sambutannya pada acara peluncuran di Situation room Balaikota Semarang.
Dishub Kota Semarang, khususnya BLU BRT Trans Semarang diminta Hendi untuk terus memantau penerapan sistem pembayaran non tunai melalui Go-Pay tersebut, paling tidak selama satu bulan ini. Sehingga ke depannya dapat langsung ditindaklanjuti apabila ada kendala teknis dalam pelaksanan pembayaran non tunai tersebut, baik melalui Go-Pay ataupun mitra non tunai lainnya.
“Pastikan! Selama satu bulan ini Dishub turun dan pantau langsung di lapangan, jangan sampai ada komplain dari masyarakat. Kita layani masyarakat dengan baik, mudah-mudahan bersama-sama Kota Semarang menjadi lebih hebat,” tegas Hendi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *