Jumlah Pemilih dan TPS Naik, Ini Langkah KPU untuk Pemilu 2019

SEMARANG (Asatu.id) – Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk Pemilu 2019 di Jawa Tengah mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Dari data KPU Jateng, jumlah DPT mencapai 27.430.269 jiwa, atau naik 361 ribu pemilih jika dibandingkan dengan Pilgub Jateng beberapa waktu lalu, yang berjumlah 27.068.125 jiwa. Sedang jumlah TPS yang semula sekitar 60 ribu akan bertambah menjadi 115.186.

Menghadapi kondisi tersebut, KPU Jateng akan menyiapkan beberapa langkah. Satu di antaranya adalah menyiapkan badan penyelenggara. Gelaran Pilgub 2018 lalu bisa dijadikan pengalaman sekaligus pembelajaran.

“Di Pilgub lalu saja dari 60 ribu TPS mencari badan penyelenggara yang bisa memenuhi ketentuan undang-undang sulitnya bukan main. Apalagi dengan 115 ribu,” kata Ketua KPU Jateng Joko Purnomo kepada para wartawan, usai Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPT Pemilu Tahun 2019 Tingkat Provinsi di Hotel Oak Tree Emerald Semarang, Kamis (30/8).

Kesulitan itu, lanjut Joko, berkaitan dengan usia dan pendidikan, karena banyak dari generasi muda yang sekolah di luar. Padahal sesuai ketentuan Undang-Undang, untuk menjadi badan penyelenggara tidak boleh lebih dari dua kali, sehingga harus mencari yang baru, dan itu tidak gampang.

Joko menandaskan, pihaknya harus menyiapkan strategi khusus menghadapi gelaran Pilpres 2019. Rencananya KPU akan melibatkan berbagai organisasi untuk membantu menyiapkan badan penyelenggara. Alasannya, hal tersebut berkaitan dengan proses bimbingan teknis.

“Waktu simulasi itu kita menembus 24 jam untuk menghitung. Sementara menurut Undang-Undang, pemungutan penghitungan suara dilakukan serentak dalam hari dan tanggal yang sama,” pungkasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *