Ganjar : Zona Merah Kemiskinan Jadi PR Pemprov

SEMARANG (Asatu.id) –  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, zona merah kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Oleh karena itu pembangunan kita arahkan kepada masyarakat miskin dan tidak mampu, khususnya petani, nelayan dan UMKM. Seperti pembangunan rumah tak layak huni, Kartu Tani, Kartu Jawa Tengah Sehat, pemberian akses kredit usaha yang mudah dan berbunga rendah bagi UMKM.” Katanya, dalam sambutan upacara peringatan hari jadi Jawa Tengah ke-68, di Lapangan Simpang Lima Semarang (15/8).

Ganjar memaparkan, pembangunan rumah tak layak huni (RTLH) tahun 2017 mencapai 19.587 rumah dari 3.601 rumah pada 2016, Bantuan lain pencairan dana melalui Kartu Jawa Tengah Sehat (KJS) juga dilakukan untuk menanggulangi kemiskinan. Selain memberikan bantuan dengan Kartu Tani, untuk menyejahterakan petani Jawa Tengah juga terus berinovasi dalam teknologi informasi melali aplikasi E-petani dan Rego Pantes.

“Sedangkan UMKM Jateng juga kita dorong untuk naik kelas melalui cyber UMKM Sadewa Market kita dan kita beri pendampingan agar pelaku UMKM bisa semakin memajukan dan mengembangkan usahanya.” papar Ganjar.

Menurut politisi PDI Perjuangan in, dalam usaha tersebut Jateng mendapatkan apresiasi dari Presiden RI sebagai Penggerak Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Teladan untuk periode tahun 2017.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *