Jateng Kirim 58 Atlet Asian Games 2018, Panjat Tebing dan Pencak Silat Jadi Andalan

SEMARANG (Asatu.id) – Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi mengatakan, cabang olahraga (Cabor) panjat tebing dan pencak silat menjadi andalan untuk mendulang medali emas dalam Asian Games 2018.

“Dari situ, diharapkan Indonesia mampu meraih prestasi tinggi. Ditargetkan, pada Asian Games 2018 mampu meraih ranking 10 besar,” kata Rukma saat menjadi nara sumber Dialog bersama Parlemen yang mengangkat tema Semangat Raih Prestasi Asian Games, di Ruang Petra Hotel Noormans, Jalan Teuku Umar Semarang, Senin (13/8).

Sementara nara sumber lain, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga & Pariwisata (Dinporapar) Jateng, Urip Sihabudin memaparka perihal kintribusi atlet dari Provisi Jawa Tengah.

Menurut Urip, untuk gelaran Asian Games 2018 ini, ada 58 atlet yang telah dikirimkan oleh Privinsi Jateng. Para atlet itu akan bertanding untuk 23 cabang olah raga.

“Jumlah atlet asal Jateng itu diluar official sebanyak 10 orang. Kemudian, dari 23 cabor yang diikuti, andalannya dari panjat tebing, anggar, pencak silat, bridge, dan tenis meja,” kata Urip.

Rukma maupun Urip sama-sama optimis, dengan cabor yang menjadi andalan itu, 70% atlet tersebut mampu meraih emas. Dengan begitu, bisa menjadi modal Jawa Tengah saat mengikuti PON 2020 di Papua.

“Rata-rata usia atlet yang kami kirim itu 20 sampai 25 tahun. Diharapkan pula, raihan prestasi atlet-atlet muda itu dapat dilanjutkan dalam event olahraga berikutnya,” papar Urip.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *