Boleh Jualan Lagi, PKL Jalan KH Agus Salim Siap Taati Aturan

SEMARANG (Asatu.id) – Koordinator Pedagang KH Agus Salim, Nuryanto menyatakan kegembiraannya setelah Dinas Perdagangan Kota Semarang kembali memperbolehkan para PKL berjualan lagi, sejak Kamis (9/8).

Sebelumnya, menurut Nuryanto, perwakilan pedagang KH Agus Salim menghadiri kegiatan sosialisasi penataan PKL di kantor Dinas Perdagangan Kota Semarang.

Pada kesempatan itu, dia menyatakan, selama ini pedagang tidak pernah melanggar aturan yang ditetapkan pemerintah. Maka dirinya dan teman-teman PKL merasa keberatan dan meminta pihak terkait mengizinkan lagi para PKL membuka dagangannya, meski dengan beberapa persyaratan.

”Kami memang diperbolehkan kembali berdagang di lokasi tersebut asalkan tidak mengganggu arus lalu lintas. Kami telah berusaha untuk menuruti aturan-aturan yang ditetapkan Pemkot,” tuturnya.

Nuryanto menyebut, selain pedagang harus berjualan di belakang garis batas, lapak dagangan juga diminta menghadap utara.

Para PKL pun menyatakan siap dan tetap akan menaati aturan baru yang dibuat Pemkot agar bisa kembali berjualan.

”Kami biasanya membuka lapak sejak pukul 08.00 hingga 17.00. Aturan garis batas tetap akan kami taati,” tambah dia.

PKL Jalan KH Agus Salim yang jumlahnya 94 orang, diharuskan menutup lapaknya sejak 26 Juli 2018 lalu. Alasan penutupan karena mengakibatkan arus lalu-lintas di kawasan itu tersendat dan macet. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *