Coblosan Pilpres, Suket Pengganti E-KTP Tidak Berlaku

SEMARANG (Asatu.id) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang menargetkan perekaman KTP Elektronik (E-KTP) kepada 100.000 warga dalam jangka waktu dua bulan ke depan.

Kepala Dispendukcapil Kota Semarang, Adi Tri Hananto menyatakan, perekaman E-KTP tersebut rencananya akan dimulai pada 13 Agustus 2018 mendatang. Program itu dilakukan sekaligus dalam rangka menyambut Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Pada Pilpres 2019 mendatang, menurut Adi Tri Hananto, masyarakat yang hendak mencoblos wajib memiliki E-KTP dan tidak dapat menggunakan surat keterangan (Suket) pengganti E-KTP.

“Kami rencanakan mulai tanggal 13 Agustus nanti Dispendukcapil akan mulai melakukan perekaman E-KTP di seluruh Kota Semarang. Di setiap lokasi kami akan menggunakan 6 alat rekam dan 8 personel yang bertugas setiap harinya di 2 kecamatan berbeda,” kata Adi.

Adi menambahkan, pihaknya akan bekerjasama dengan para camat dan lurah di masing-masing daerah untuk dapat mencapai 100.000 perekaman E-KTP hingga September mendatang.

“Saya harapkan kerja sama dari camat dan lurah untuk membantu menyelesaikan target ini bersama-sama. Saya juga mengingatkan apabila ada warga yang memiliki keperluan dengan Dispendukcapil dapat menghubungi nomor Whatsapp 085641604903, sehingga warga tidak perlu lagi wira-wiri ke kantor kami,” tuturnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *