144 Mahasiswa Penerima Beastudi Etos Digembleng Kepemimpinan Era Milenial

SEMARANG (Asatu.id) – Agenda tahunan Sociopreneur Camp untuk para penerima manfaat Beastudi Etos Dompet Dhuafa digelar di Aula Balaikota Semarang, Sabtu (4/6).

Sebanyak 144 mahasiswa penerima Beastudi Etos dari 17 perguruan tinggi negeri seluruh Indonesia mengikuti talkshow bertajuk Model Kepemimpinan di Era Milenial yang menghadirkan mantan menteri ESDM Sudirman Said.

Dalam kesempatan ini Sudirman berpesan tentang empat kunci inggris kehidupan, yaitu menjaga kejujuran, membangun kompetensi, belajar tanpa henti dan membangun jejaring seluas-luasnya.

Sementara Direktur Mobilisasi ZIS, Bambang Suherman mengatakan para peserta dapat terus berinvestasi pada kompetensi agar mereka selalu siap dalam tantangan apa pun.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015 itu menambahkan sebagai orang-orang terpilih, para penerima beasiswa harus terus berkarya, karena setiap karya yang diciptakan nantinya akan abadi.

“Tekadkan diri anda untuk jadi yang terbaik, terbaik dalam reputasi dan kontribusi,” ujar Bambang Widjojanto.

Ditemui di sela-sela acara Fherdes Setiawan, perwakilan dari Dompet Dhuafa Pendidikan berharap para penerima Beastudi Etos bisa mendapatkan inspirasi dari narasumber, sehingga dapat menggunakan apa yang mereka dapatkan dari kegiatan ini untuk menjadi profil pemuda yang kontributif.

Menurut Sudirman, selain bekal akademik, anak muda saat ini harus dibekali life skill, seperti kepemimpinan dan wawasan. “Forum semacam ini sangat baik untuk membangun itu semuanya,” ujarnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *