Pemprov Dukung Penyusunan Raperda Desa Wisata

SEMARANG (Asatu.id) – DPRD Jateng menggelar rapat paripurna dengan salah satu agendanya laporan Raperda Pemberdayaan Desa Wisata dari Komisi B DPRD Jateng, Senin (30/7). Rapat dibuka Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi.

Sukirman, Anggota Komisi B, mengatakan Raperda Pemberdayaan Desa Wisata itu penting sebagai landasan hukum dalam pemberdayaan masyarakat di desa-desa wisata.

“Desa Wisata itu memiliki peran penting untuk memajukan daerah, meningkatkan perekonomian, dan melindungi budaya daerah. Untuk itu, pemberdayaan perlu dilakukan agar semakin mampu memajukan masyarakat dan daerah,” kata Sukirman, dalam laporannya.

Menanggapi hal itu, Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan, selama ini banyak masyarakat yang mempertanyakan soal pengelolaan dan pemberdayaan desa wisata. Pihaknya berharap, dengan adanya perda itu nantinya, bisa memperjelas mengenai desa wisata untuk sektor kepariwisataan.

“Kami sangat mendukung penyusunan raperda itu agar desa-desa wisata bisa bertumbuh. Karena, nantinya bisa menumbuhkan potensi lokal seperti produk masyarakat setempat, sehingga dapat menjadi desa mandiri yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” harapnya.

Menanggapi pernyataan Ganjar, anggota Komisi B lainnya, Aksin Mahfud menjelaskan raperda itu dimaksudkan sebagai pedoman berbasis budaya lokal sehingga bisa menangani dan mewujudkan desa mandiri.

“Kami mengucapkan terima kasih karena gubernur sudah menyambut baik raperda tersebut. Dalam hal ini, pemberdayaan desa wisata itu mendukung peran serta masyarakat agar bisa ikut memajukan sektor kepariwisataan. Komisi B berharap raperda itu bisa menjadi produk hukum yang berkualitas untuk memajukan Provinsi Jateng,” tegas Aksin. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *