Nginguk Githok Upaya Napak Tilas Sedekah Bumi Desa Sekar Arum Rembang

SEMARANG (Asatu.id) – Kolektif Hysteria bersama pemuda pemudi kampung dari Desa Sekar Arum, Sumber, Rembang yang menamakan dirinya SKRM Squad, telah menginisiasi kegiatan seni dan budaya kampung bertajuk “Nginguk Githok” pada 25-26 Juli lalu.

“Nginguk Githok sendiri dimaknai sebagai sebuah upaya refleksi atau napak tilas dalam kegiatan sedekah bumi di Desa Sekar Arum,” ujar Adin dari Kolektif Hysteria

Selama bertahun-tahun, lanjut dia, ritual sedekah bumi berlangsung sebagai peninggalan para leluhur. Tidak ada yang ingat lagi ini perayaan yang ke berapa. Ritual merti desa, meruwat sukerta, sengkala, dan kesialan ini berlalu tanpa melalui banyak refleksi, pun ketika jaman berubah dan tanah tak lagi satu-satunya sumber makan dan pengikat.

“Untuk itu, melalui kegiatan ini kami Kolektif Hysteria bersama remaja kampung berinisiatif mengajak warga untuk merefleksi salah satunya melalui fenomena sedekah bumi,” ungkapnya

Dalam “Nginguk Githok”, banyak kegiatan mulai dari lokakarya, pemutaran film, forum diskusi hingga pementasan yang melibatkan warga.

“Rangkaian kegiatan ini berlangsung sejak hari Sabtu, 21 Juli 2018 kemarin hingga Kamis, 26 Juli 2018 yang ditutup dengan arak-arakan warga desa, ritual tayuban pundhen, dan pertunjukan,” imbuhnya.

Kolektif Hysteria dan SKRM Squad juga melibatkan banyak pihak secara individual maupun komunal diantaranya Dina Prasetyawan, Purna Cipta, Oktav Bagus, Riska Farasonalia, Andy Sueb, Wayang Gaga hingga Wukir Suryadi.

Kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan di berbagai tempat mulai dari kediaman warga hingga situs desa.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *