Kejar Target Pendapatan Pajak, Camat dan Lurah Diperankan

SEMARANG (Asatu.id) – Sekretaris Daerah Kota Semarang, Agus Riyanto menjelaskan, pihaknya akan terus berupaya mencari solusi dalam meningkatkan pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), termasuk mengejar tunggakan pajaknya.

Upaya itu salah satunya dengan melibatkan peran camat atau lurah. Melalui camat atau lurah nantinya pemerintah lebih mudah memantau dan mendapatkan tunggakan-tunggakan PKB. Keterlubatan camat dan lurah juga dinilai sangat efektif untuk merangsang supaya masyarakat mau membayar.

Agus Riyanto mengakui, Kota Semarang membutuhkan pendapatan sebanyak mungkin meskipun targetnya Rp 585 miliar.

Sementara menurut Kepala Bapenda Kota Semarang, Yudi Mardiana, jika sesuai dengan Pergub maka target pendapatan PKB Kota Semarang sebesar Rp 485 miliar.

Namun target yang diberikan, enurut Yudi mencapai Rp 585 miliar, yang berarti pihaknya harus mencari dan memenuhi Rp 100 miliar tambahan yang berasal dari tunggakan-tunggakan di Kota Semarang.

“Nanti dibantu camat dan lurah itu untuk konfirmasi, memastikan dan menyampaikan kenapa kok belum bayar. Apa yang bersangkutan itu motornya sudah dijual, sudah pindah atau bagaimana. Minimal dicatat nomor handphone nanti ditindaklanjuti dari provinsi,” ujarnya. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *