Cegah Penyebaran Penyakit Difteri, Dinas Kesehatan Kota Semarang Lakukan ORI

SEMARANG (Asatu.id) – Antisipasi Penyebaran penyakit difter, Dinas Kesehatan Kota Semarang lakukan Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi masalah terhadap anak yang rawan terkena penyakit difteri.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Widoyono mengatakan, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan semua pihak termasuk pemangku wilayah baik kecamatan atau kelurahan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, untuk mengantisipasi penyebaran penyakit difteri.

“Kita lakukan Outbreak Response Immunization (ORI).  Jadi kalau terjadi difteri kita langsung adakan ORI yaitu imunisasi masal diseluruh kelurahan, hari ini jumat (20/7) kita mulai imuniasasi. Kita sudah berkoordinasi dengan penguasa wilayah,” katanya, jumat (20/7).

Lebih lanjut Widoyono mengungkapkan, Saat ini yang positif terinfeksi penyakit difteri di Kota Semarang berjumlah 7 orang, dimana 3 orang meninggal dunia.

Ditanya sebab ke tujuh orang tersebut terinveksi penyakit difteri, Widoyono menjelaskan terdapat sekolah di kelurahan Bangetatu Wetan yang beberapa murid tidak mau untuk dilakukan vaksin atau imunisasi.

“Data yang ada itu, yang sudah positif terkena penyakit difteri 7 orang. Dan wilayah yang rawan itu dua Kelurahan di Kecamatan Genuk yaitu Genuk Sari dan Bangetayu Wetan, dan di Kecamatan Tembalang yakni di Kelurahan Tandang. Ada satu sekolah yang menolak di bangetayu satu sekolah menolak imunisasi, 7 orang yang terinveksi semua tidak di imunisasi,” ungkapnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *