Pertunjukan Musik Nina Brazzo Sarat Nuansa Spiritual

SEMARANG (Asatu.id) – Nina Alexia Brazzo seniman asal Inggris gelar pentas keliling Indonesia bertajuk “Pelangi Indonesia Tour” di beberapa kota.

Semarang merupakan salah satu kota yang dipilih untuk digelarnya rangkaian tour di Indonesia selain Jakarta, Bandung, Surakarta, Surabaya, Tangerang, Yogyakarta, dan Sanur.

Wanita yang tinggal di Afrika Selatan ini bersama kelima rekannya menampilkan sebuah pertunjukan musik nan artistik yang sarat akan nuansa spiritual di Grobak Art Kos Hysteria, Minggu (14/7) malam.

Dipadukan dengan puisi, tari, dan lagu, pertunjukan ini kental akan eksplorasi tradisi budaya Indonesia, khususnya budaya Jawa dengan mengombinasikan alat musik gamelan.

Why does the colour of skin cause so much sin… Asked by poet from Zulu culture in South Africa,” tuturnya kepada Asatu.id.

Itulah sepenggal puisi bercerita tentang kemanusiaan dan perbedaan yang ditampilkan Nina. Ia mengaku puisi tersebut ditulis atas permintaan dari temannya.

Nina mengungkapkan kedatangannya ke Semarang kali ini sudah yang ketiga. Adalah hal yang sangat menyenangkan dapat berbagi perasaan melalui karya.

“Iya ini merupakan kali ketiga saya ke sini, saya tertarik menulis hal-hal yang berkaitan dengan kemanusiaan. Rasanya bisa membagi kesedihan, kebahagiaan kehidupan melalui karya adalah hal yang sangat menyenangkan,” ungkapnya.

Nina mengaku konsep di balik pertunjukan ini adalah perjalanan musik dan lirik melalui penemuan jati diri dan kebenaran- kebenaran tentang dunia.

“Kita adalah makhluk spiritual, sehingga ini secara otomatis menjadi suatu perjalanan batin dan lahiriah, dengan mengajukan pertanyaan mendasar ke Alam Semesta,” ujarnya.

Nina memiliki nama muslim Nusaybah yang diberikan oleh teman-temannya saat ia mulai memeluk agama Islam sejak tahun 2009.

Nusaybah sendiri adalah nama seorang pejuang pemberani, kuat, jujur, setia dan dekat dengan Nabi Muhammad SAW.

Di hari sebelumnya, Nina menampilkan aksi panggungnya dengan kostum khas Minangkabau di Mukti Cafe Semarang pada Sabtu (13/7) malam. (is)

28

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan