DPP Lindu Aji Dukung Moeldoko Jadi Cawapres Pendamping Joko Widodo

FOTO BERSAMA: Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji Heru Supriyono (tengah) bersama Sekjen Nanang Setyono (kanan) dan Kabid Litbang DPP Lindu Aji Agus Hermanto (kiri).

SEMARANG (Asatu.id) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji mendukung Jenderal (Purn) TNI Moeldoko yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dipilih sebagai cawapres yang akan mendampingi Joko Widodo.

”Berdasarkan analisa terhadap kapasitas figur, dinamika dukungan masyarakat dan kebutuhan kepemimpin yang kuat untuk melanjutkan pembangunan lima tahun ke depan, kami mendukung Jendral (Purn) TNI Moeldoko sebagai cawapres yang mendampingi Joko Widodo,” kata Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji, Heru Supriyono.

Pernyataan dukungan tersebut disampaikan Heru Supriyono pada jumpa pers bersama awak media, di Hotel Rinjani Semarang, Minggu (15/7). Pada kesempatan itu, dia didampingi Sekjen Nanang Setyono dan Kabid Litbang Agus Hermanto sebagai penggagas JoDo (Joko Widodo dan Moeldoko) Jateng.

Menurut Heru, setelah dideklarasikan di Jawa Barat, embrio dukungan terhadap mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko untuk maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Jokowi sebagai presiden mulai bermunculan di daerah.

Di Jateng, lanjut dia, sejumlah organisasi kemasyarakatan berencana untuk menggelar deklarasi dukungan Jokowi-Moeldoko (JoDo) di Semarang, Rabu (18/7) mendatang. Rencananya elemen yang akan bergabung dalam deklarasi Jodo di Jateng ini, antara lain beberapa federasi buruh dan serikat pekerja.

“Dukungan untuk Moeldoko sebagai cawapres Jokowi karena saat ini duet pemimpin dari perpaduan sipil dan militer menjadi cerminan kepemimpinan yang kuat. Terlebih, kedua tokoh tersebut telah menemukan chemistry selama menjalankan roda pemerintahan,” ujarnya.

Heru menjelaskan Moeldoko yang merupakan peraih penghargaan Adhi Makayasa atau lulusan terbaik saat menamatkan pendidikan akademi militer ini dianggap akan mampu merangkul banyak kalangan.

“Kemudian, keputusan Jokowi jika nanti memilih Moeldoko sebagai calon orang nomor dua di Republik ini juga bermakna penghormatan terhadap lembaga militer, khususnya TNI. Pemberian kepercayaan kepada sosok yang berasal dari kalangan militer telah teruji dalam sejarah pemerintahan Indonesia, seperti Try Sutrisno, Sudharmono dan Umar Wirahadikusuma,” imbuhnya.

Dia menilai dukungan terhadap Moeldoko sebagai cawapres Jokowi merupakan jalan tengah yang diharapkan dapat mengakomodir kepentingan partai-partai lainnya yang selama ini juga mendukung Jokowi.

Sementara Sekjen Nanang Setyono menambahkan sedikitnya 10 federasi buruh bakal memperkuat dukungan bagi pencalonan Moeldoko dengan tema ”Gerakan Satu Jateng Satu Indonesia bersama Jokowi-Moeldoko.”

“Kami punya 98 persen cabang di Jawa Tengah dengan jumlah anggota hampir 100 ribu. Cabang-cabang sudah diinstruksikan untuk memperkuat dukungan ini,” jelasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *