Sudirman Said : Jadi Pemimpin Harus Melayani Rakyat

SEMARANG (Asatu.id) – Calon Gubernur nomor urut 2 Jawa Tengah Sudirman Said mengatakan, memilih pemimpin adalah kewajiban yang harus dilaksanakan. Hak dan kewajiban harus berjalan imbang jika ingin memiliki pemimpin yang sesuai hati nurani, maka sudah menjadi suatu keharusan untuk turut andil dalam pilkada.

Secara khusus, Pak Dirman menyebutkan kontestan Pilkada sedang melamar menjadi pelayan rakyat.

“Manjadi pemimpin bukan berarti menjadi seorang raja yang harus dilayani dalam segala hal. Menjadi pemimpin itu menjadi pelayan bagi rakyat. Siap menyediakan ruang untuk mendengar aspirasi rakyat,” ujarnya, Rabu (27/6).

Maka pilkada yang diadakan setiap lima tahun sekali ini hanyalah jalan, jalan yang tersedia untuk melamar menjadi pelayan rakyat bukan ajang untuk menjadi pejabat yang mengumbar janji pada rakyat.

“Pilkada ibarat kata seperti imam yang mencari makmum, Pemimpin ibarat imam. Harus bisa jadi panutan dan mau diingatkan apabila salah dalam bersikap,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Pak Dirman didampingi istri mengunjungi salah satu TPS, yakni TPS 20 di Desa Slatri Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *