Ini Rincian Kenaikan Tarif Retribusi Sampah yang Baru

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, Gunawan Saptogiri mengatakan, mulai 1 Juli 2018 mendatang pihaknya akan menaikkan tarif retribusi sampah atau pelayanan kebersihan.

Dasar kenaikan tersebut adalah Peraturan Wali Kota (Perwal) Semarang Nomor 18 Tahun 2018 tentang Retribusi Sampah. Penyesuaian tarif ini dilakukan setelah enam tahun tidak pernah mengalami kenaikan.

Meski mengalami kenaikan, Gunawan minta masyarakat tidak apriori. Sebab Pemkot Semarang juga masih memberikan subsidi.

“Subsidi diambilkan dari anggaran pengelolaan sampah di Kota Semarang sekitar Rp 83 miliar. Jika tidak dapat subsidi, tarif pengangkutan sampah paling rendah sekitar Rp 15 ribu per meter kubik,” jelasnya.

Rincian kenaikan tarif retribusi itu sebagai berikut: untuk golongan rumah tangga dengan kelas jalan I-V, naik Rp 3 ribu-Rp 12 ribu per meter kubik.

Kemudian, tarif pengangkutan pembuangan sampah langsung ke tempat pembuangan akhir yang sebelumnya Rp 7.500 per meter kubik akan naik menjadi Rp 12 ribu per meter kubik.

“Dibandingkan kota metropolitan lainnya seperti Surabaya dan Jakarta, tarif retribusi pelayanan persampahan atau kebersihan itu masih terbilang kecil. Apalagi selama enam tahun tidak pernah mengalami kenaikan,” ujar Gunawan. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *